Langsung ke konten utama

Simulasi Arduino + Soil Moisture Sensor "tinkercad"

Haloooooo
Hari ini kita akan simulasi arduino dan  soil moisture sensor dengan menggunakan tinkercad. yang harus disiapkan adalah arduino dan soil moisture sensor

Buatlah rangkaian seperti gambar dibawah ini


Setelah dibuat rangkaiannya klik tombol code kemudian ubah edit mode ke text dan ketikan code dibawah ini
int soil; void setup() { Serial.begin(9600); } void loop() { soil = analogRead(A0); Serial.println(soil); delay(15); }

Setelah memasukan code diatas kemudian klik start simulation dan teman-teman bisa mengatur kelembaban dengan menggeser icon embun.


Untuk lebih jelasnya bisa cek di video ini https://youtu.be/_wM2EjpJIIE




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengelolaan Informasi Digital

Pengelolaan Informasi Digital memuat materi tentang bagaimana pengolahan informasi digital yang didapat dari hasil pencarian mesin pelacak, menyimpan hasil pelacakan, mengolah/memformatnya menggunakan perangkat lunak pengolah kata dan pengolah angka, kemudian melakukan persiapan untuk mengomunikasikannya menggunakan perangkat lunak pengolah presentasi, dan penyampaian pengololaan informasi dengan teknik presentasi. Program Aplikasi atau perangkat lunak yang umum digunakan dalam mengolah data ini adalah paket aplikasi perkantoran (office suite). Paket perkantoran yang paling dominan saat ini adalah Microsoft Office, yang tersedia untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Macintosh. Beberapa paket perkantoran lainnya adalah OpenOffice, Kingsoft Office 2013, Lotus SmartSuite, SoftMaker Office dan lain-lain. Pada pembelajaran ini kita menggunakan sistem operasi Microsoft Windows dan aplikasi perkantoran Microsoft Office 2010. Berdasarkan kepemilikan dan hak pemakaian, perangkat lunak d...

Pengenalan Struktur Kontrol pada Go Language

     Struktur kontrol pada bahasa pemrograman Go mirip dengan bahasa C, namun cara penulisannya yang sedikit berbeda. Tidak ada pengulangan do  dan while , semuanya sudah ditangani oleh for dan switch yang lebih fleksibel. if dan switch menerima pernyataan inisialisasi seperti yang terdapat pada for . Selain itu break dan continue mengambil opsional label untuk mengidentifikasi dalam melakukan operasinya. 1. Penggunaan IF Penggunaan kondisi atau if  sangat mudah dan sederhana seperti yang terdapat pada kode program berikut ini: |===================================================================== |package main |  |import "fmt" |import "os" |  |func main() { |      var x int = 10; |      var y int; |  |      if x < 20 { |            y = 20; |            fmt.Println("Nilai x =",x) |       ...